Blog Riwayat - negeri ini telah lama merdeka, tetapi belum merdeka dari penindasan oleh bangsa sendiri. wujud dari penindasan tersebut adalah masih ada pemimpin bangsa ini yang melakukan korupsi.

sumber gambar:http://alimustofa.web.id
dengan adanya pemimpin yang korup, maka negeri ini tidak pernah benar-benar bangkit dari keterpurukan. hal ini terjadi akibat dana untuk mengembangkan, dan memberdayakan masyarakat dan bangsa Indonesia masuk kantong para pemimpin negeri ini yang hoby korupsi.
perilaku korupsi adalah perilaku keji dan menzalimi masyarakat. menzalimi karena korupsi mempunyai efek buruk terhadap semua kalangangan masyarakat. akan tetapi anehnya dinegeri ini para koruptor tersebut hanya dihukum ringan, bahkan ada yang bebas.
hal ini memberi kesan bahwa hukuman untuk para koruptor di negeri ini belum mampu membuat jera para pelaku korupsi. hal ini dapat dipahami dengan terus bertambahnya para pelaku korupsi di negeri ini.
seharusnya hukuman untuk para koruptor mampu memberi efek jera bagi para pelakuknya. tetapi kenyataannya tidak sperti keinginan masyarakat Indonesia yang menginginkan para koruptor dihukum sberat-beratnya sesuai dengan tingkat korupsinya.
seharusnya Indonesia bisa bercermin, atau setidaknya belajar dari pemerintahan Cina. pemerintah Cina dalam memberantas korupsi memberlakukan hukuman mati untuk para koruptor.
penulis yakin, jika di negeri ini(Indonesia ) menerapkan hukuman mati untuk para koruptor, maka korupsi akan mampu ditekan seminimal mungkin, bahkan bisa jadi akan menghapus perilaku korupsi di negeri ini.
alternatif lain adalah dengan memberlakukan hukuman pemiskinan terhadap pelaku korupsi. dalam arti semua harta bendanya di ambil/disita oleh pemerintah. sehingga pelaku korupsi tersebut benar-benar miskin.
akhirnya, penulis berharap akan ada pemimpin di masa mendatang yang mampu dan mau menerapkan hukuman mati untuk para koruptor, atau paling tidak hukuman pemiskinan.